
JAKARTA – Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Jawa Barat V (PDHI Jabar V) menyoroti posisi Indonesia yang berada di kategori E dalam Animal Protection Index (API) rakitan World Animal Protection. Penilaian ini dinilai harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap regulasi, edukasi, hingga penegakan hukum kesejahteraan hewan di Tanah Air.
Ketua PDHI Jabar V, drh. Mirjawal, M.M mengungkapkan bahwa skor rendah tersebut memperlihatkan masih besarnya pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan lintas sektor.
“Penilaian ini harus kita terima sebagai cermin yang jujur,” kata Mirjawal dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/8/2026).
Baca juga: Koalisi DMFI Desak DPR Segera Sahkan RUU Perlindungan Hewan
“Kita tidak bisa hanya merasa prihatin setiap kali muncul kasus kekerasan atau penelantaran hewan. Yang dibutuhkan adalah pembenahan sistem, mulai dari aturan, pengawasan, edukasi, hingga penegakan hukum.” tambahnya.
PDHI Jabar V mendorong pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengevaluasi regulasi terkait penganiayaan, penelantaran, eksploitasi, serta perdagangan satwa ilegal.
Mirjawal menilai perlindungan satwa tidak boleh sebatas dokumen hukum di atas kertas. Perlu ada pengawasan berkala, kemudahan saluran pengaduan, koordinasi lintas lembaga, dan tindakan tegas yang memberikan efek jera.
Selain itu, ia mendesak agar penanganan hewan nasional diselaraskan dengan standar internasional rujukan World Organisation for Animal Health (WOAH) serta penerapan prinsip Five Freedoms (Lima Kebebasan Hewan):
- Bebas dari rasa lapar dan haus.
- Bebas dari rasa takut dan tekanan.
- Bebas dari ketidaknyamanan fisik.
- Bebas dari rasa sakit, cedera, dan penyakit.
- Bebas mengekspresikan perilaku alaminya.
“Prinsip ini wajib berlaku menyeluruh, baik untuk hewan kesayangan, ternak, satwa liar, hingga hewan penangkaran sepanjang rantai pemeliharaan, pengangkutan, maupun penanganan medis,” tutur Mirjawal.
Lebih lanjut, Mirjawal menekankan keterkaitan erat antara kesejahteraan hewan dengan kesehatan manusia lewat konsep One Health.
source :
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Indeks Perlindungan Hewan Indonesia Rendah, PDHI Jabar V Soroti Masalah Penegakan Hukum, https://www.tribunnews.com/regional/7871486/indeks-perlindungan-hewan-indonesia-rendah-pdhi-jabar-v-soroti-masalah-penegakan-hukum.
Penulis: willy Widianto
Editor: Willem Jonata